Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Samudera Raksa sang Penjelajah

Amalia Miftachul Chasanah
Artikel
25 Agustus 2025 15:41:50

Image Berita


 

Berdiri megah di atas lahan seluas tujuh ribu meter persegi, Gerbang Samudra Raksa menjadi pintu masuk dari Provinsi Jawa Tengah menuju Kabupaten Kulon Prog,  Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi ini menjadi salah satu destinasi wisata strategis di ujung Utara Kabupaten Kulon Progo yang saat ini dimanfaatkan sebagai rest area. Gerbang Samudra Raksa dibangun pada tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Ikon kapal raksasa di tepi jalan menjadi daya tarik wisatawan dan pengguna jalan yang melintasi jalur dari dan ke Provinsi Jawa Tengah ini. Kapal Samudra Raksa sendiri adalah ikon kapal yang ada di salah satu relief pada Candi Borobudur yakni Relief Jataka-Avadana panil 86. Nama “Samudra Raksa” merupakan pemberian dari Presiden Megawati Soekarnoputri yang memiliki arti “penjaga lautan”.

Tak hanya sekedar relief, pada tahun 2002 Kapal Samudra Raksa dikontruksi oleh Philip Beale, seorang mantan Prajurit Tentara Inggris, bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Priwisata Republik Indonesia, serta Arkeolog dari Australia. Dengan keterampilan dan pengalaman As’ad Abdullah, seorang pembuat kapal ulung dari Pulau Kangean, Jawa Timur, Kapal Samudra Raksa berhasil dibuat.

Pembuatan Kapal Samudra Raksa memakan waktu hingga enam bulan. Setelah proses pembuatan selesai, dilakukan ujicoba pelayaran dengan rute Tanjung Benoa Bali – Surabaya – Pelabuhan Ancol. Dari ujicoba yang dilakukan, Kapal Samudra Raksa dinyatakan layak untuk berlayar.

Pada tahun 2003, Kapal Samudra Raksa digunakan untuk napak tilas perdagangan kayu manis dari Ancol Jakarta ke Ghanna, Afrika Barat. Ekspedisi ini membutuhkan waktu 6 bulan dan selesai pada Februari 2004. Sesampainya di Ghanna, Kapal Samudra Raksa dipotong-potong untuk kemudian dibawa dengan kargo menuju Indonesia.

Sesampainya di Indonesia, Kapal Samudra Raksa dirangkai kembali, untuk menjadi wahan edukasi bagi masyarakat luas. Hadirnya Kapal Samudra Raksa dengan sejarah ekspedisi kayu manisnya, mengukir sejarah baru bagi kekuatan maritim nusantara.  

Source:

WhatsApp Chat